Bab Seratus Tiga Puluh Delapan: Apakah Kau Ahli?
Qin Yan memanggul pedang panjangnya dan berjalan mendekat.
Tadi, saat ia mencoba menyetop mobil, ia nyaris ditabrak oleh pemuda di dalam mobil tersebut. Memecahkan ban mobil tidak hanya akan membuat kendaraan itu berhenti, tetapi juga bisa memberi pelajaran pada mereka. Sekali dayung, dua pulau terlampaui.
Pemuda itu berbalik, dahinya berkerut, namun ia tidak mengucapkan sepatah kata pun.
Sebaliknya, sang wanita justru tampak terkejut sekaligus senang. Dengan antusias ia bertanya, "Teman, apakah Anda bisa memperbaiki mobil?"
"Tentu saja!"
Qin Yan tersenyum. Meski belum pernah memotong daging babi, ia setidaknya pernah melihat babi berlari. Hanya mengganti ban, apa susahnya?
"Wah, syukurlah kalau begitu. Merepotkan Anda, ya."
Wanita itu berparas cantik dengan dua lesung pipit saat tersenyum. Ia tampak polos dan naif. Ia menunjuk ke arah bagasi, mengatakan bahwa ada ban cadangan dan peralatan bengkel di sana.
"Baiklah!"
Qin Yan mengangguk dan berjalan ke bagian belakang mobil. Ia yakin ketiga orang ini berasal dari keluarga terpandang yang terbiasa hidup mewah, sampai-sampai mengganti ban pun tidak bisa.
"Tunggu!"
Saat Qin Yan menyentuh bagasi dan hendak membukanya, pemuda itu berseru melarang.
"Teman, saya sarankan Anda menjauh. Jika tidak, jangan salahkan saya jika bertindak kasar." Pemuda itu menyipitkan mata, memancarkan aura kuat dari tubuhnya, samar-samar dikelilingi oleh pusaran energi.
Eh?
Bahkan Qin Yan merasa sedikit terkejut. Kemampuan pemuda ini dalam mengendalikan energi dalam (qi) tergolong sangat baik.
Puncak kekuatan luar!
Qin Yan melirik sekilas dan langsung memahami tingkat kultivasi lawan. Jika tebakannya benar, pemuda ini adalah jenius paling berbakat di antara gener